Label

Selasa, 09 Desember 2014

Matsnawi




Kau tak akan pernah mencapai gunung perak itu
yang tampak, seperti kumpulan awan sukacita,

dalam cahaya malam

Kau tidak akan pernah melintasi danau penuh garam
yang terus tersenyum kepadamu
dalam kabut pagi.

Setiap langkah di jalan ini akan membawamu semakin jauh
dari rumah, dari bunga-bunga, dari musim semi.
terkadang bayangan awan akan meneduhi jalanmu

terkadang kau mendapati dirimu
beristirah di puing-puing
yang ditinggalkan kafilah.

mencari Kebenaran dari balik kepulan asap jelaga,
terkadang kau melangkah beberapa depa
bersama jiwa yang kau kira keluarga
hanya untuk kehilangan dirinya

Kau akan terus melangkah, tercabik awan,
terbakar matahari,
sementara seruling sang gembala
mengabarkan kepadamu tentang “Jalan darah”.

Sampai kau tak sanggup lagi menangis
sampai danau menjadi asin
oleh air matamu yang mengering

yang mencerminkan gunung sukacita
yang lebih dekat kepadamu, daripada hatimu.

(Jalaluddin Rumi


Tidak ada komentar:

Posting Komentar